Pembangunan BIJB Akan Diambil Alih Pemerintah Pusat

Friday, 15 January 2016   ·   No Comments

bandara BIJB

 

MAJALENGKA,- Presiden Joko Widodo mengisyarakatkan, agar pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB ) di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka diambil alih pemerintah pusat agar segera selesai pembangunannya dan segera bisa beroperasi pada 2017 mendatang.

“Seluruh pembangunan bandara ini lebih baik diambil alih Kementrian Perhubungan. Hal ini dilakukan agar seluruh proses pengerjaan bangunan sisi darat dan sisi udara bisa selesai pada 2017,”ujar Jokowi saat meninjau lokasi pembangunan BIJB di Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka, Kamis (14/1).

“Tadi sudah saya tawarkan ke Angakasa Pura II, Angkasa Pura II ndak mau. Kemudian kita putuskan diambil alih Pa Menteri Perhubungan. Dengan dana APBN, saya berikan target tahun depan sudah harus selesai, ini kan sudah 6 tahun pembangunannya. Tambah 2 tahun jadi 8 tahun jangan lama-lama,”ujarnya.

Mengenai adanya rencana join antara BUMD dengan Angkasa Pura II dalam rencana mengerjakan kontruksi pembangunan terminal Bandara Kertajati, itu akan memperlambat proses perampungan.

“Kalau rencana awal BUMD join dengan AP II tapi nanti, ngga rampung-rampung malah mundari-mundur. Mundur tidak apa-apa tapi tidak mau kelamaan. Makanya saya putuskan diambil aleh oleh Pa Menteri,”terangnnya.

Saat ini untuk merampungkan kontruksi runway dan terminal bandara Kertajati, lanjut Jokowi, membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 2,5 triliun.

Pada tahun 2016 ini, sambung Jokowi Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mengalokasikan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 500 miliar untuk menyelesaikan seluruh proses pembangunan lahan.

“Jadi ada pengurangan Rp500 miliar lagi dari total anggaran yang dibutuhkan. Sehingga ada sisa Rp 2 triliun. Itu kita tawarkan ke Angkasa Pura (BUMN) namun tidak sanggup, sehingga diambil alih Kementerian Perhubungan,”ungkap Presiden.

Jokowi menambahkan, runway yang telah dikerjakan kontruksinya saat ini sepanjang 2.500 meter dengan target 3.000 meter serta lebar 60 meter. Adapun pembebasan lahan yang sudah dilaksanakan seluas 1.000 ha dari target luas lahan 1.800 ha.

“Sejak dilakukan pembebasan lahan yang dilanjutkan dengan pengerjaan kontruksi saat ini, itu dana yang sudah dihabiskan sebesar Rp 375 miliar. Anggaran itu dialokasikan dari APBN dan APBD Jawa Barat,”katanya. (Jejep Falahul Alam/”KC”)

sumber : Koran Kabar Cirebon

Tags: 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

5,403 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE