Nasab dan Keluarga Kang Nasir

Tuesday, 9 November 2010   ·   No Comments

05

 

Ayah dan Ibu Kang Nasir

Nasir adalah anak terakhir dari pasangan K. Salim Amin (almarhum) dan Hj. Ijah Khadijah.
Sang Ayah, K. Salim Amin,  berasal dari keluarga santri yang menghabiskan hidupnya untuk membimbing masyarakat. Beliau adalah tokoh agama yang disegani dan dihormati di desanya. Sikapnya yang lemah lembut dan bijaksana menarik pihak Pemerintah Desa Mirat untuk menjadikan beliau sebagai Kyai Desa dan  Imam dan Khatib Jum’at. Ayahnya, K. Amin dan kakek buyutnya juga merupakan tokoh agama yang membuka Pondok Pesantren Banada di desa setempat. Dari pondok inilah banyak tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Kabupaten Majalengka, Cirebon dan Indramayu menimba ilmu.

Sedangkan Sang Ibu, Hj. Ijah Khadijah, berasal dari tetangga desa, yakni Desa Leuwimunding. Dilihat dari keturunan, Beliau masih ada ikatan saudara dengan Sang suami. Ibu Haji Ijah, demikian beliau akrab disapa, merupakan profil seorang wanita yang keras dan tegas dalam membela kebenaran dan melawan kedzaliman. Beliau juga seorang pekerja keras yang pantang menyerah dalam mencapai suatu keinginan.

Paduan sifat sanga ayah yang lemah lembut dan bijak dengan sang ibu yang tegas dan pekerja keras inilah yang sangat mempengaruhi sang anak, Nasir, dalam menjalani kehidupannya.

Secara garis besar nasab Kang Nasir adalah sebagai berikut :
Dari Sang Ayah : K. Salim Amin–K. Mohammad Amin–KH. Mansur–KH. Harun (Pendiri Ponpes Banada)–ke atasnya menurut sebuah pendapat sampai ke Sunan Gunung Jati (wallahu a’lam)

Dari Sang Ibu : Hj. Ijah Khadijah–K. Abd. Rohim–K. Abd. Rouf–K. Madinah (Pendiri Ponpes Banada)–Nyai Maryam (disunting oleh K. Maryam dari Ponpes Babakan Ciwaringin Cirebon)–Buyut Nur Shomad– ke atasnya menurut sebuah sumber sampai ke Sunan Ibrohim Talaga (wallahu a’lam)

KH. Harun dan K. Madinah adalah sama-sama menantu dari KH. Nur Qiyam pendiri Pondok Pesantren Nurul Qiyam Dukuh Asih Parungjaya Leuwimunding.
Saudara-Saudara Kang Nasir

 

Nasir adalah anak keenam dari 6 saudara, yaitu :
1. Muslimin (almarhum) tinggal di desa Leuwimunding
2. Drs. KH. Marzuki Abbas, tinggal di Surabaya menjadi Ketua LP. Ma’arif Kota Surabaya
3. KH. Syatibi Mansur, tinggal di Desa Ciparay Leuwimunding, mengelola Lembaga Pendidikan Al-Ishlah
4. Ade Juinah, tinggal di Jakarta
5. Farihah, tinggal di desa Leiwimunding
6. Nasir

Tags:  ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

* Copy This Password *

* Type Or Paste Password Here *

4,967 Spam Comments Blocked so far by Spam Free Wordpress

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE